Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Individu

Add Comment
Syauqisubuh-Yang dimaksud dengan faktor-faktor yang mempengaruhi status kesehatan adalah faktor-faktor yang berpengaruh baik yang bersifat menunjang ataupun yang bersifat menghambat terhadap keadaan sehat-sakit. Ada beberapa faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan individu yaitu:

1. Faktor lingkungan
Pengaruh lingkungan terhadap kesehatan besar sekali. Hal ini disebabkan karena faktor-faktor penyebab penyakit dipengaruhi oleh lingkungan. Demikian penting dan besarnya pengaruh lingkungan terhadap kesehatan.

2. Faktor Sosial Budaya
Faktor sosial budaya merupakan faktor kedua yang cukup besar pengaruhnya terhadap kesehatan. Termasuk ke dalam faktor ini adalah:

- Tingkah laku, kebisaaan, dan adat istiadat
- Kepercayaan, pandangan hidup, dan nilai-nilai
- Sosial ekonomi, taraf hidup dan penghasilan
- Demografi, kepadatan penduduk
- Pendidikan

3. Fasilitas kesehatan
Yang termasuk ke dalam faktor ini adalah :

- Lokasi, tempat pelayanan dekat atau dapat dijangkau dan diketahui oleh masyarakat atau tidak
- Usaha informasi dan motivasi
- Program : apakah meliputi semua kebutuhan kesehatan masyarakat atau tidak.

4. Keturunan
Yang termasuk ke dalam faktor ini adalah :

- Genetik
- Struktur tubuh

Keempat faktor di atas dapat menunjang ataupun menghambat kesehatan, sehingga dapat memudahkan atau menyulitkan timbulnya sehat-sakit, dan juga faktor-faktor tersebut saling mempengaruhi.

Kisah Hikmah: Asiyah, Istri Fir'aun yang Beriman

Add Comment
Syauqisubuh- Waktu itu, Nabi Musa as. berhasil mengalahkan para tukang sihir Fir'aun. Asiyah, yang merupakan istri dari Fir'aun turut menyaksikan kesuksesan Nabi Musa semakin bertambah teballah imannya. Sebetulnya, Asiyah telah lama beriman kepada Allah SWT, tetapi hal itu tidak diketahui oleh suaminya (Fir'aun).

Lama kelamaan Fir'aun mengetahui juga keimanan istrnya itu. Tak ayal Fir'aun pun murka dan menjatuhkan hukuman kepada istrinya itu. Para algojo diperintahkan Fir'aun untuk segera melakukan penyiksaan kepada Asiyah, yang olehnya dinggap murtad itu. 

Tubuh Asiyah ditelentangkan di atas tanah di bawah terik matahari. Kedua tangannya diikat kuat ke tiang-tiang yang dipatok ke tanah agar ia tidak dapat bergerak-gerak. Wajahnya di hadapankan langsung ke arah datangnya sinar matahari. "Akhirnya ia segera mengubah keimanannya kepadaku", demikian pikir Fir'aun.

Tetapi, apa yang terjadi? Ternyata Allah tidak membiarkan hamba-Nya menderita akibat kekafiran Fir'aun. Setiap kali matahari menyinari Asiyah, segera malaikat menutup sinar matahari itu sehingga langit menjadi teduh dan Asiyah tidak merasakan sengatan matahari yang panas itu.

Asiyah yang tetap tegar bugar membuat Fir'aun memerintahkan agar tubuh Asiyah yang telentang itu di jatuhi batu besar. "Tubuhnya pasti remuk dan hancur", pikir Fir'aun.

Ketika Asiyah melihat bahwa ada batu besar yang hendak dijatuhkan ke tubuhnya, maka berdoalah dia kepada Allah SWT, " Ya Allah, Ya Tuhanku! Bangunkan untukku di sisi-Mu sebuah gedung di surga."

Segera Allah SWT memperlihatkan sebuah bangunan gedung di surga yang terbuat dari marmer berkilauan. Asiyah sangat gembira, lalu rohnya keluar meninggalkan tubuhnya. Asiyah tidak merasakan kesakitan apa pun karena waktu batu besar itu menimpa tubuh Asiyah, rohnya sudah tidak berada di sana.

Macam-macam Pengendalian Sosial

Add Comment
Syauqisubuh- Pengendalian Sosial adalah suatu bentuk aktivitas masyarakat yang disampaikan kepada pihak-pihak tertentu dalam masyarakat karena adanya penyimpanan-penyimpanan sosial. Hal ini dilakukan agar kestabilan dalam masyarakat kembali dapat tercapai. Berdasarkan aspek-aspek tertentu, pada pengendalian sosial dapat dibedakan menjadi berikut ini:

A. Berdasarkan waktu pelaksanaannya
  • Tindakan preventif, yaitu tindakan yang dilakukan oleh pihak berwajib sebelum penyimpangan sosial terjadi agar suatu tindakan pelanggaran dapat diredam atau dicegah. Pengendalian yang bersifat preventif umumnya dilakukan dengan cara melalui bimbingan, pengarahan dan ajakan.
  • Tindakan represif, yaitu suatu tindakan aktif yang dilakukan pihak berwajib pada saat penyimpangan sosial terjadi agar Penyimpangan yang sedang terjadi dapat dihentikan.
  • Tindakan kuratif, yaitu tindakan yang diambil setelah terjadinya tindak penyimpangan sosial. Tindakan ini ditujukan untuk memberikan kesadaran kepada para pelaku penyimpangan agar dapat mengetahui kesalahannya dan mau serta mampu memperbaiki kehidupannya, sehingga dikemudian hari tidak lagi mengulangi kesalahannya.


B. Berdasarkan sifatnya
  • Pengendalian internal, pengendalian sosial jenis ini dilakukan oleh penguasa atau pemerintah sebagai pemegang kekuasaan untuk menjalankan roda pemerintahan melalui strategi-strategi politik.
  • Pengendalian eksternal, pengendalian sosial ini dilakukan oleh rakyat kepada para penguasa. Hal ini dilakukan karena dirasa adanya penyimpanan-penyimpanan tertentu yang dilakukan oleh kalangan penguasa. Pengendalian sosial jenis ini dapat dilakukan melalui aksi-aksi demonstrasi atau unjuk rasa, melalui pengawasan lembaga swadaya masyarakat (LSM), ataupun melalui wakil-wakil rakyat di DPRD.


C. Berdasarkan cara atau perlakuan pengendalian sosial.
  • Tindakan persuasif, yaitu tindakan pencegahan yang dilakukan dengan cara pendekatan secara damai tanpa paksaan. Bentuk pengendalian ini, misalnya berupa ajakan atau penyuluhan kepada masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang menyimpang. Contohnya, seorang guru BP menasehati dan mengimbau kepada siswa untuk tidak merokok.
  • Tindakan koersif, yaitu tindakan pengendalian sosial yang dilakukan dengan cara pemaksaan. Dalam hal ini, bentuk pemaksaan diwujudkan dengan pemberian sanksi atau hukuman terhadap siapa saja yang melakukan pelanggaran sesuai dengan kadar penyimpangannya. Contohnya, penertiban PKL secara paksa yang dilakukan oleh Satpol PP.


D. Berdasarkan pelaku pengendalian sosial
  • Pengendalian pribadi, yaitu pengaruh yang datang dari orang atau tokoh tertentu. Pengaruh ini dapat bersifat baik ataupun buruk.
  • Pengendalian institusional, yaitu pengaruh yang ditimbulkan dari adanya suatu institusi atau lembaga. Pola perilaku lembaga tersebut tidak hanya mengawasi para anggota lembaga itu saja. Akan tetapi, juga berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat di sekitar lembaga tersebut berada. Misalnya, kehidupan para santri di pondok pesantren akan mengikuti aturan, baik dalam hal pakaian, tutur sapa, sikap, pola pikir, pola tidur, dan sebagainya.
  • Pengendalian resmi, yaitu pengendalian atau pengawasan sosial yang dilakukan oleh lembaga resmi negara sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan sanksi yang jelas dan mengikat. Pengendalian resmi dilakukan oleh aparat negara, seperti kepolisian, satpol PP, kejaksaan ataupun kehakiman untuk mengawasi ketaatan warga masyarakat terhadap hukum yang telah ditetapkan.
  • Pengendalian tidak resmi, yaitu pengendalian atau pengawasan sosial yang dilakukan tanpa rumusan aturan yang jelas atau tanpa sanksi hukum yang tegas. Sanksi yang diberikan kepada pelaku penyimpangan berupa sanksi moral dari masyarakat lain, misalnya dikucilkan atau bahkan diusir dari lingkungannya. Pengendalian tidak resmi dilakukan oleh tokoh masyarakat, tokoh adat, ataupun tokoh agama yang memiliki kharisma dan dipandang sebagai panutan masyarakat.

Fungsi Beriman Kepada Hari Akhir

Add Comment
Syauqisubuh- Allah SWT telah menetapkan atau memerintahkan agar umat manusia beriman kepada hari akhir atau hari akhirat, termasuk kepada semua yang ada hubungannya dengan hari itu. Perintah itu tentu ada hikmahnya bagi manusia karena Allah SWT tidak pernah memerintahkan sesuatu hal dengan hal yang sia-sia, tanpa ada manfaatnya.


Bagi kita umat Islam, beriman. Kepada hari akhir sangat banyak manfaat dan hikmah yang terkandung di dalamnya, diantaranya sebagai berikut:

1. Memahami kehidupan di dunia adalah Fana
Kehidupan di dunia hanya sementara saja atau tidak kekal, kehidupan yang kekal adalah di alam yang kedua nanti, yaitu alam akhirat. Kita semua menuju ke sana sesudah dibangkitkan dari alam kubur untuk mempertanggung jawabkan seluruh amal perbuatan kita selama hidup di dunia, di depan pengadilan Yang Mahabijaksana, yaitu Allah SWT.

2. Takut berbuat kesalahan
Takut di sini bukan takut ditangkap polisi atau takut kepada atasan dan sebagainya. Maksud takut di sini ialah takut melakukan pekerjaan yang di larang agama, negara, maupun masyarakat karena rasa ikan yang dalam. Iman kepada Allah SWT dan sekaligus iman kepada hari akhirat. Hal ini memang tidak dapat dipisahkan karena ia merupakan bagian dari rukun iman.

Jadi, sikap dan perbuatan orang yang beriman kepada hari akhir akan lebih bertanggung jawab dan lebih hati-hati serta penuh perhitungan.

3. Selalu mengerjakan amal kebajikan
Dengan beriman kepada hari akhir maka kita menyadari bahwa kehidupan di dunia ini tidak kekal. Karena keimanan dan ketaqwaan maka kita akan berusaha melaksanakan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya.
Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur'an:
Katakan: "kesenangan di dunia ini hanya sedikit dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa (mendapat pahala turut berperang) dan kamu tidak akan dianiaya sedikit pun  (QS. An-nisa: 77)

4. Hidup selalu optimis
Hikmah lainnya adalah hidup kita akan selalu optimis. Hidup optimis ini di anjurkan dalam ajaran Islam. Kita tidak boleh putus asa, kecewa, maupun prustasi dalam menghadapi kesukaran hidup. Kesukaran itu merupakan ujian bagi seseorang dan harus dihadapi dengan rasa ketabahan dan tawakal kepada Allah SWT. Dengan demikian arah dan tujuan dari hidup dan kehidupan akan semakin jelas bahwa setelah kehidupan di dunia akan di teruskan sampai di alam akhirat.

5. Menumbuhkan sifat sabar
Iman kepada hari akhir akan menumbuhkan sikap sabar bagi seseorang. Setiap tindakan yang akan dilakukan memang benar-benar datang dari hati sanubari yang penuh rasa iman. Ia sadar bahwa segala tindakannya itu harus mendalam. Hidup di dunia hanya sementara dan nanti ada kehidupan yang lebih kekal dan abadi di alam akhirat, maka selama dalam perantauan tanamilah tanaman kebajikan atau amal saleh, yang pada gilirannya nanti dipetik hasilnya yaitu dapat masuk kedalam Surga, insyaallah.

Jadi orang yang tujuan hidupnya untuk akhirat, dia akan mendapatkan keuntungan hidup di dunia sekaligus di akhir kelak. Sedangkan bagi orang yang tujuan hidupnya hanya untuk dunia saja, dia akan mendapatkan keuntungan hidup di dunia saja.


SEKILAS TENTANG INTERNET : Pemahaman istilah-istilah internet

Add Comment
Syauqisubuh- Salah satu perkembangan teknologi informasi dewasa ini yang diaplikasikan untuk beraneka ragam kepentingan ialah yang merupakan jaringan komputer global. Internet sangat bermanfaat karena mempermudah para penggunanya untuk berkomunikasi langsung dengan berbagai pihak dan mempermudah perolehan informasi yang dibutuhkannya tanpa dibatasi oleh waktu dan ruang dan dalam waktu yang sangat singkat.

Semua komputer yang telah dihubungkan dengan internet dapat saling bertukar informasi dan berkat adanya World Wide Web (www) yang menerapkan “hubungan” yang disebut hypertext link.

Pemahaman istilah-istilah internet
Archie. Dijaringan internet terdapat sangat banyak file yang mungkin diakses. Archie merupakan sarana untuk mencari file yang diinginkan untuk diakses.

Domain Name Server (DNS). DNS merupakan cara yang digunakan untuk menghubungkan nama dengan nomor Internet Provider (IP). DNS ternyata memudahkan seseorang mengingat alamat komputer di internet ketimbang mengingat nomor IP.

Domain Suffix adalah bagian dari alamat pada electronic mail tanpa nama belakang surname pengguna dengan menggunakan simbol tertentu seperti @ atau nama host.

E-mail Address. Setiap orang yang mempunyai akses ke internet mempunyai “alamat” surat elektronik (Electronic Mail).

File Transfer Protocol (FTP). FTP adalah salah satu fasilitas internet yang digunakan untuk mentransfer atau menyalin file dari satu komputer di internet ke komputer seseorang.

Gopher. Yang dimaksud dengan gopher adalah menu yang tersedia dan menu pilihan seseorang untuk mengantarkannya ke sumber informasi yang diinginkannya.

Homepage. Ini merupakan halaman atau dokumen yang dapat ditemukan di WWW.

Host. Yang dimaksud dengan host ialah komputer yang merupakan bagian dari internet yang berisi file atau informasi yang disediakan bagi para pengguna internet.

Hypertext Markup Language (HTML). Kegunaannya ialah membuat dokumen hypertext. Dengan kata lain, suatu dokumen diatur melalui HTML yang ditaruh di server WWW agar dapat diakses oleh orang yang menginginkannya.

Hypertext Transfer Protocol (HTTP). Ini merupakan format atau protocol yang digunakan untuk memindahkan halaman-halaman dokumen WWW yang baku.

Hypertext. Yang dimaksud dengan istilah ini ialah suatu teks yang berkaitan dengan teks yang lain. Suatu teks dikaitkan dengan teks lainnya melalui suatu kata atau kelompok kata yang terdapat diteks dimaksud.

Internet Protocol Address (IPA). Menunjukkan “alamat” seseorang diinternet.

Internet Relay Chat (IRC). Merupakan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk percakapan di internet melalui papan kunci (keyboard) yang terdapat di komputer.

Name Server Address. Berarti alamat IP dari mesin yang menerjemahkan alamat internet berupa teks ke format bilangan.

Newsgrup. Untuk mendiskusikan beraneka ragam topik melalui internet dalam bentuk kelompok.

Network News Transport Protocol (NNTP). Berarti perpanjangan dari protokol TCP/IP yang berfungsi untuk menjelaskan bagaimana pesan suatu newsgroup dipindahkan diantara server yang kompatibel.

Packet Internet Groper (PING). Ini adalah suatu instrumen TCP/IP yang berfungsi mengirimkan informasi ke komputer yang terdapat pada jaringan dan bahkan dapat digunakan untuk memastikan bahwa sebuah komputer sudah dihubungkan dengan internet.

Serial Line Internet Protocol (SLIP). Prokol ini berfungsi untuk meneruskan protokol TCP/IP via modem dan saluran telepon.

Simple Mail Transfer Protocol (SMTP). Suatu protokol dijaringan TCP/IP yang mengatur perpindahan electronic mail antara host dan pengguna.

Transmission Control Protocol/ Internet Protocol (TCP/IP). Metode yang digunakan untuk melewatkan data diseluruh jaringan, termasuk internet.

Telnet. Jaringan ini berfungsi untuk mengijinkan seseorang melakukan koneksi kekomputer lain di jaringan internet.

Terminal. Komputer yang tidak merupakan bagian dari internet tetapi dapat dihubungkan dengan komputer lain yang merupakan bagian dari internet.

Uniform Resource Locator (URL). Suatu sistem penamaan yang menyangkut lokasi suatu dokumen WWW.

Usenet. Salah satu fasilitas yang digunakan sebagai “tempat diskusi” oleh newsgroup.

Very Easy Rodent-Oriented Netwide Index to Computerized Archives Veronica. Merupakan alat pencari seperti archie, yaitu mencari teks yang tampak pada menu gopher.

Wide Area Information System (WAIS). Merupakan cara untuk mempermudah pencarian pangkalan data yang tersedia di internet.

Web Browser. Ialah  program yang digunakan untuk mengakses dokumen WWW.

Windows Socket (Winsock). Merupakan aplikasi pemprograman interface yang dirancang agar aplikasi windows dapat dijalankan dijaringan TCP/IP.

World Wide Web (WWW). Merupakan fasilitas internet. WWW menyajikan berbagai jenis informasi dalam bentuk dokumen yang saling terkait.

Kumpulan Ucapan, Kata Kata Motivasi Terbaru

Add Comment
Syauqisubuh- Kata-kata Motivasi memberikan kita semangat dan gairah dalam menjalani kehidupan, berikut ini adalah beberapa kata-kata motivasi dari para ahli dan tokoh untuk memberikan kita motivasi dalam menjalani kehidupan sosial, dan lebih percaya diri dalam segala hal. Langsung cek aja di bawah ini ya guys...!!!



Kata kata motivasi pepatah cina seseorang pernah berkata, "jika kau tak memiliki motivasi hidup maka jangan berpikir mati adalah tujuan hidup. Percayalah hidup ini tak pernah menginginkan kau mati sia-sia."

Norman Vincent Peale berkata, "Percayalah pada dirimu sendiri! Percayalah pada kemampuanmu! tanpa kepercayaan diri pada apa yang kau miliki, kau tidak akan sukses ataupun bahagia."

Thomas Jefferson berkata, "Apa kau ingin mengetahui siapa dirimu sebenarnya? Jangan bertanya! Bertindaklah! Karena tindakanmu itu akan menggambarkan siapakah kamu."

Sasha Cohen berkata, "Ikutilah mimpimu, bekerja keraslah mencapainya, berlatihlah dengan tekun. Pastikan kamu makan makanan yang bervariasi, berolahragalah dan jagalah gaya hidup sehatmu."

Any Rand berkata, "Seorang yang kreatif termotivasi dengan hasrat akan prestasi, bukan hasrat akan mengalahkan orang lain."

Ken Ventury berkata, "Saya tidak yakin kau harus lebih baik dari orang lain. Tapi saya yakin kau harus lebih baik dari apa kira."

Jim Rohn berkata, "Jika kau tidak merancang rencanamu sendiri; maka kesempatannya adalah kau akan berada pada rencana orang lain. Dan tebaklah apa yang mereka rencanakan kepadamu? Tidak banyak."

Dale Carnegie berkata, "Jika kau ingin menaklukkan rasa takut, jangan hanya duduk di rumah dan memikirkannya saja. Keluarlah dan sibukkan harimu!"

Jim Rohn berkata, "Belajar adalah permulaan kekayaan; belajar adalah permulaan kesehatan; belajar adalah permulaan spiritualitas. Mencari dan belajar adalah tempat dimana proses keajaiban bermula."

Baca Juga


Peter Marshall berkata, "Satu orang dengan satu kepercayaan diri itu sama dengan desakan 99 orang yang hanya memiliki minat."

Thomas Paine berkata, "Semakin berat suatu konflik, semakin agung kemenangannya."

Confucius berkata, "Keinginan untuk menang; hasrat untuk sukses; dorongan untuk mencapai potensi dirimu... adalah kunci yang akan membuka pintu kecemerlangan diri."

John F. Kennedy berkata, "Suatu hal tidak terjadi begitu saja. Suatu hal itu dibuat terjadi."

Henry David Thoreau berkata, "Apa yang kau dapat dengan mencapai tujuanmu itu tidak penting. Yang terpenting adalah kau jadi apa setelah mencapai tujuanmu itu."

Seseorang pernah berkata, "Jangan pernah berpikir bahwa kau TIDAK bisa, berpikirlah bahwa kau BELUM SAATNYA bisa."

Makna Perubahan Warna Langit Tiap Waktu Shalat

Add Comment
Syauqisubuh- Menjelang waktu Maghrib, alam berubah ke warna merah dan di waktu ini kita kerap dinasihatkan oleh orang-orang tua agar tidak berada di luar rumah. Ini karena spektrum warna pada waktu ini menghampiri frekuensi jin dan iblis (infra-red) dan ini bermakna jin dan iblis pada waktu ini amat bertenaga kerana mereka beresonansi dengan alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan juga sebaiknya berhenti dahulu pada waktu ini (solat Maghrib dulu ). Rahasia waktu Maghrib atau warna merah ialah keyakinan, frekuensi otot, saraf dan tulang.  Tahukah anda bahwa warna merah yang dipancarkan oleh alam ketika itu mempunyai resonansi yang sama dengan jin dan syaitan. Kita lebih baik untuk berada di dalam rumah pada waktu magrib ini. 
Perubahan Warna Langit Saat Sore

Waktu Sholat Shubuh
Suka perhatiin ga, kalau waktu selepas subuh apalagi menjelang siang, warna langit itu (kalau cerah) berwarna biru yang diselingi dengan merah (orange) yang dihasilkan oleh sinar mentari yang mau terbit.

Dalam islam tidur setelah subuh itu ga boleh gan karena akan ketinggalan rizki. Seperti Sabda Rasulullah Dalam islam tidur setelah subuh itu ga boleh gan karena akan ketinggalan rizki. Seperti Sabda Rasulullah ; Ya Allah berikanlah berkah kepada umatku di pagi harinya . (HR. Abu Dawud no. 2606, Tirmidzi no. 1212, Ibnu Majah no. 2236, shahih At-Targhiib waTarhiib no, 1693)

Selain itu, mengapa kita tidak dibenarkan tidur selepas subuh adalah karana warna biru mempertenagakan kelenjar tyroid. Bila kelenjar tyroid kita lemah seseorang itu akan mengalami masalah kehausan sepanjang hari.

Pada Waktu Subuh Alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersamaan dengan frekuensi tiroid yang mempengaruhi sistem metabolisma tubuh. Jadi warna biru muda atau waktu Subuh mempunyai rahasia yang berkaitan dengan rizki dan komunikasi. Mereka yang kerap tertinggal waktu Subuhnya ataupun terlewat secara berulang-ulang kali, lama kelamaan akan menghadapi masalah komunikasi dan rizki.

Ini karena tenaga alam yaitu biru muda tidak dapat diserap oleh tiroid yang mesti berlaku dalam keadaan roh dan jasad dalam keadaan tidur dalam arti kata lain lebih baik terjaga daripada tidur. Disini juga dapat kita ambil hikmah untuk solat di awal waktu.

Bermulanya saat azan Subuh, tenaga alam pada waktu itu berada pada tahap optimum. Tenaga inilah yang akan diserap oleh tubuh melalui konsep resonansi pada waktu rukuk dan sujud. Jadi mereka yang terlewat Subuhnya sebenar sudah mendapat tenaga yang tidak optimum lagi.


Waktu Sholat Dzuhur
Ketika ini warna kuning mendominasi atmosfera. Mengurangi makan pada waktu kuning (siang hari) ialah amalan yang terbaik untuk menjaga supaya pemikiran menjadi kreatif, tajam, dan peka. Ini adalah mengapa kita amat digalakkan untuk melakukan puasa sunah Senin dan Kamis untuk menggurangi beban kerja organ pencernaan.

Spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi perut dan hati yang berkaitan dengan sistem pencernaan. Warna kuning ini mempunyai rahasia yang berkaitan dengan keceriaan. Jadi mereka yang selalu ketinggalan atau terlewat Zuhurnya berulang- ulang kali dalam hidupnya akan menghadapi masalah di perut dan hilang sifat cerianya.

Waktu Sholat Ashar
Kemudian warna alam akan berubah kepada warna orange, yaitu masuknya waktu Ashar di mana spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi prostat, uterus, ovarium dan testis yang merangkumi sistem reproduktif.

Rahasia warna orange ialah kreativitas. Orang yang kerap tertinggal Ashar akan hilang daya kreativitasnya dan lebih malang lagi kalau di waktu Asar dipakai buat tidur.

Baca Juga


Waktu Sholat Maghrib
Menjelang waktu Maghrib, alam berubah ke warna merah dan di waktu ini kita kerap dinasihatkan oleh orang-orang tua agar tidak berada di luar rumah. Ini karena spektrum warna pada waktu ini menghampiri frekuensi jin dan iblis (infra-red) dan ini bermakna jin dan iblis pada waktu ini amat bertenaga kerana mereka beresonansi dengan alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan juga sebaiknya berhenti dahulu pada waktu ini (solat Maghrib dulu ). Rahasia waktu Maghrib atau warna merah ialah keyakinan, frekuensi otot, saraf dan tulang.

Tahukah anda bahwa warna merah yang dipancarkan oleh alam ketika itu mempunyai resonansi yang sama dengan jin dan syaitan. Kita lebih baik untuk berada di dalam rumah pada waktu magrib ini.

Waktu Sholat Isya
Apabila masuk waktu Isya, alam berubah ke warna merah dan seterusnya memasuki fasa Kegelapan. Waktu Isya ini menyimpan rahasia ketenteraman dan kedamaian dimana frekuensinya bersamaan dengan sistem kawalan otak.

Mereka yang kerap ketinggalan Isyanya akan selalu berada dalam kegelisahan. Alam sekarang berada dalam Kegelapan dan sebetulnya, inilah waktu tidur dalam Islam dimana keseluruhan sistem tubuh berada dalam keadaan relax / istirahat.

Sumber: danishe

Petunjuk Nabi Muhammad SAW di Hari Raya

Add Comment
Syauqisubuh- Pada saat hari Raya 'Idul Fitri, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengenakan pakaian terbaiknya dan makan kurma dengan bilangan ganjil tiga, lima atau tujuh- sebelum pergi melaksanakan shalat 'Id. Tetapi pada 'Idul Adha beliau tidak makan terlebih dahulu sampai beliau pulang, setelah itu baru memakan sebagian daging binatang sembelihannya. 

Beliau mengakhirkan shalat 'Idul Fitri agar kaum muslimin memiliki kesempatan untuk membagikan zakat fitrahnya, dan mempercepat pelaksanaan shalat 'Idul Adha supaya kaum muslimin bisa segera menyembelih binatang kurbannya. 

Mengenai hal tersebut, Allah Ta 'ala berfirman :

"Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah " (Al Kautsar: 2). 

Ibnu Umar sungguh-sungguh dalam mengikuti sunnah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak keluar untuk shalat 'Id kecuali setelah terbit matahari, dan dari rumah sampai ke tempat shalat beliau senantiasa bertakbir. 

Nabi shallallahu blaihi wasallam melaksanakan shalat' Id terlebih dahulu baru berkhutbah, dan beliau shalat duaraka'at· Pada rakaat pertama beliau bertakbir 7 kali berturut-turut dengan Takbiratul Ihram, dan berhenti sebentar di antara tiap takbir. Beliau tidak mengajarkan dzikir tertentu yang dibaca saat itu. Hanya saja ada riwayat dari Ibnu Mas'ud radhiallahu 'anhu, ia berkata: "Dia membaca hamdalah dan memuji Allah Ta 'ala serta membaca shalawat. 

Dan diriwayatkan bahwa Ibnu Umar mengangkat kedua tangannya pada setiap bertakbir. 

Sedangkan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam setelah bertakbir membaca surat Al-Fatihah dan "Qaf" pada raka'at pertama serta surat "Al-Qamar" di raka'at kedua. 

Kadang-kadang beliau membaca surat "Al-A'la" pada raka'at pertama dan "Al-Ghasyiyah" pada raka'at kedua. Kemudian beliau bertakbir lalu ruku' dilanjutkan takbir 5 kali pada raka'at kedua lain membaca Al-Fatihah dan surat. Setelah selesai beliau menghadap ke arah jamaah, sedang mereka tetap duduk di shaf masing-masing, lalu beliau menyampaikan khutbah yang berisi wejangan, anjuran dan larangan. 

Beliau selalu melalui jalan yang berbeda ketika yang terkenal sangat bersungguh-mengikuti sunnah Nabi shallallahu berangkat dan pulang (dari shalat) 'Id.' Beliau selalu mandi sebelum shalat 'Id. 

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam senantiasa memulai setiap khutbahnya dengan hamdalah, dan bersabda :

"Setiap perkara yang tidak dimulai dengan hamdalah, maka ia terputus (dari berkah). " (HR.Ahmad dan lainnya). 

Dari Ibnu Abbas radhiallahu 'anhuma, ia berkata :

"Bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menunaikan shalat 'Id dua raka'at tanpa disertai shalat yang lain baik sebelumnya ataupun sesudahnya. " (HR. Al Bukhari dan Muslim dan yang lain). 

Hadits ini menunjukkan bahwa shalat 'Id itu hanya dua raka'at, demikian pula mengisyaratkan tidak disyari'atkan shalat sunnah yang lain, baik sebelum atau sesudahnya. Allah Mahatahu segala sesuatu, shalawat serta salam semoga selalu dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, seluruh anggota keluarga dan segenap sahabatnya.

Demikianlah petunjuk Nabi besar Muhammad SAW di Hari Raya, semoga kita juga dapat mengamalkan dalam kehidupan kita, semoga bermanfaat dan terima kasih.

KEUTAMAAN PUASA ENAM HARI DI BULAN SYAWAL

Add Comment
Syauqisubuh- Ada satu amalan yang bisa anda lakukan di bulan syawal ini yaitu puasa enam hari di bulan Syawal. Puasa enam hari di bulan Syawal merupakan pelengkap dan penyempurna pahala dari puasa setahun penuh. Abu Ayyub Al-Anshari radhiallahu 'anhu meriwayatkan, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :

"Barangsiapa berpuasa penuh di bulan Ramadhan lalu menyambungnya dengan (puasa) enam hari di bulan Syawal, maka (pahalanya) seperti ia berpuasa selama satu tahun . (HR. Muslim). 

Imam Ahmad dan An-Nasa'i, meriwayatkan dari Tsauban, Nabi shallallahu 'alaihi wasalllam bersabda:

"Puasa Ramadhan (ganjarannya) sebanding dengan (puasa) sepuluh bulan, sedangkan puasa enam hari (di bulan Syawal, pahalanya) sebanding dengan (puasa) dua bulan, maka itulah bagaikan berpuasa selama setahun penuh." ( Hadits riwayat Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban dalam "Shahih" mereka.) 

Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Barangsiapa berpuasa Ramadham lantas disambung dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia bagaikan telah berpuasa selama setahun. " (HR. Al-Bazzar) (Al Mundziri berkata: "Salah satu sanad yang befiau miliki adalah shahih.") 

Pahala puasa Ramadhan yang dilanjutkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal menyamai pahala puasa satu tahun penuh, karena setiap hasanah (tebaikan) diganjar sepuluh kali lipatnya, sebagaimana telah disinggung dalam hadits Tsauban di muka. 

Membiasakan puasa setelah Ramadhan memiliki banyak manfaat dab keutamaannya, di antaranya : 

1. Puasa enam hari di bulan Syawal setelah Ramadhan, merupakan pelengkap dan penyempurna pahala dari puasa Ramadhan. 

2. Puasa Syawal dan Sya'ban bagaikan shalat sunnah rawatib, berfungsi sebagai penyempurna dari kekurangan, karena pada hari Kiamat nanti perbuatan-perbuatan fardhu akan disempurnakan (dilengkapi) dengan perbuatan-perbuatan sunnah. Sebagaimana keterangan yang datang dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam di berbagai riwayat. Mayoritas puasa fardhu yang dilakukan kaum muslimin memiliki kekurangan dan ketidak sempurnaan, maka hal itu membutuhkan sesuatu yang menutupi dan menyempurnakannya. 

3. Membiasakan puasa setelah Ramadhan menandakan diterimanya puasa Ramadhan, karena apabila Allah Ta'ala menerima amal seorang hamba, pasti Dia menolongnya dalam meningkatkan perbuatan baik setelahnya. Sebagian orang bijak mengatakan: "Pahala'amal kebaikan adalah kebaikan yang ada sesudahnya." Oleh karena itu barangsiapa mengerjakan kebaikan kemudian melanjutkannya dengan kebaikan lain, maka hal itu merupakan tanda atas terkabulnya amal pertama. 

Demikian pula sebaliknya, jika seseorang melakukan suatu kebaikan lalu diikuti dengan yang buruk maka hal itu merupakan tanda tertolaknya amal yang pertama. 

4. Puasa Ramadhan -sebagaimana disebutkan di muka- dapat mendatangkan maghfirah atas dosa-dosa masa lain. Orang yang berpuasa Ramadhan akan mendapatkan pahalanya pada hari Raya'ldul Fitri yang merupakan hari pembagian hadiah, maka membiasakan puasa setelah 'Idul Fitri merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat ini. Dan sungguh tak ada nikmat yang lebih agung dari pengampunan dosa-dosa. 

Oleh karena itu termasuk sebagian ungkapan rasa syukur seorang hamba atas pertolongan dan ampunan yang telah dianugerahkan kepadanya adalah dengan berpuasa setelah Ramadhan. Tetapi jika ia malah menggantinya dengan perbuatan maksiat maka ia termasuk kelompok orang yang membalas kenikmatan dengan kekufuran. Apabila ia berniat pada saat melakukan puasa untuk kembali melakukan maksiat lagi, maka puasanya tidak akan terkabul, ia bagaikan orang yang membangun sebuah bangunan megah lantas menghancurkannya kembali. Allah Ta'ala berfirman:

"Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat menjadi cerai berai kembali "(An-Nahl: 92) 

5. Dan di antara manfaat puasa enam hari bulan Syawal adalah amal-amal yang dikerjakan seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Tuhannya pada bulan Ramadhan tidak terputus dengan berlalunya bulan mulia ini, selama ia masih hidup. 

Orang yang setelah Ramadhan berpuasa bagaikan orang yang cepat-cepat kembali dari pelariannya, yakni orang yang baru lari dari peperangan fi sabilillah lantas kembali lagi. Sebab tidak sedikit manusia yang berbahagia dengan berlalunya Ramadhan sebab mereka merasa berat, jenuh dan lama berpuasa Ramadhan. 

Barangsiapa merasa demikian maka sulit baginya untuk bersegera kembali melaksanakan puasa, padahal orang yang bersegera kembali melaksanakan puasa setelah 'Idul Fitri merupakan bukti kecintaannya terhadap ibadah puasa, ia tidak merasa bosam dan berat apalagi benci. 

Seorang Ulama salaf ditanya tentang kaum yang bersungguh-sungguh dalam ibadahnya pada bulan Ramadhan tetapi jika Ramadhan berlalu mereka tidak bersungguh-sungguh lagi, beliau berkomentar: 

"Seburuk-buruk kaum adalah yang tidak mengenal Allah secara benar kecuali di bulan Ramadhan saja, padahal orang shalih adalah yang beribadah dengan sungguh-sunggguh di sepanjang tahun." 

Oleh karena itu sebaiknya orang yang memiliki hutang puasa Ramadhan memulai membayarnya di bulan Syawal, karena hal itu mempercepat proses pembebasan dirinya dari tanggungan hutangnya. Kemudian dilanjutkan dengan enam hari puasa Syawal, dengan demikian ia telah melakukan puasa Ramadhan dan mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal. 

Ketahuilah, amal perbuatan seorang mukmin itu tidak ada batasnya hingga maut menjemputnya. Allah Ta'ala berfirman :

"Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal) " (Al-Hijr: 99) 

Dan perlu diingat pula bahwa shalat-shalat dan puasa sunnah serta sedekah yang dipergunakan seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala pada bulan Ramadhan adalah disyari'atkan sepanjang tahun, karena hal itu mengandung berbagai macam manfaat, di antaranya; ia sebagai pelengkap dari kekurangan yang terdapat pada fardhu, merupakan salah satu faktor yang mendatangkan mahabbah (kecintaan) Allah kepada hamba-Nya, sebab terkabulnya doa, demikian pula sebagai sebab dihapusnya dosa dan dilipatgandakannya pahala kebaikan dan ditinggikannya kedudukan. 

Hanya kepada Allah tempat memohon pertolongan, shalawat dan salam semoga tercurahkan selalu ke haribaan Nabi, segenap keluarga dan sahabatnya.

Ucapan, SMS, Kata-kata Selamat Hari Raya Idul Fitri Tahun 2017

Add Comment
Syauqisubuh- Alhamdulillah sebulan penuh telah kita lalui untuk berpuasa. Tibalah hari kemenangan untuk kita umat muslim di seluruh dunia. Momen Idul Fitri tentu menjadi momen yang sangat spesial bagi umat muslim, sehingga ucapan, kata-kata, dan kiriman sms, bbm, email pun menjadi pembuka untuk mengawali akan tibanya idul fitri dan lebaran.


Tidak sabar lagi mendapatkan kata-kata atau ucapan selamat hari raya Idul Fitri yang terbaru 2017? Langsung saja ya. berikut ini adalah ucapan, kata-kata, atau kiriman sms selamat hari raya Idul Fitri tahun ini 2017

Ramadhan telah surut
Hari yang Fitri telah terbit
Maaf kumohonkan
agar hati bersih dari dosa
Minal Aidin wal Faizin

Mata kadang salah melihat
mulut kadang salah mengucap
hati kadang salahmenduga
dengan tulus suci dan ikhlas
mohon maaf lahir dan batin

Andai tangan tak kuasa menjabat
Setidaknya kata masih dapat terungkap
setulus hati mengucapkan
Selamat Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir & Batin

berbuat khilaf adalah sifat
meminta maaf adalah kewajiban
dan kembalinya Fitrah adalah tujuan
Selamat hari raya idul fitri
Mohon MAAF LAHIR DAN BATHIN

“Sabar adalah harta yang paling berharga. Amal menjadi teman yang paling setia saat ikhlas menjadi ibadah terindah. Ketika iman kita menjadi identitas yang paling tinggi. Memaafkan mungkin menjadi tindakan yang paling berat dilakukan. Mohon maaf atas segala salah dan khilaf yang pernah terjadi. Semoga di hari nan fitri ini kita senantiasa mendapatkan limpahan anugerah dari-nya dalam menjalani kehidupan yang penuh berkah.”

“lidah bisa tajam mengucap kata. Hati bisa salah menuai dengki. Tindakan bisa menyakiti. Di hari yang dipenuhi dengan kesucian ini, mohon segala salah dan khilaf dimaafkan. Sebab sesungguhnya tidak ada satu pun manusia di dunia ini yang luput dari salah dan hanya allah yang memiliki segala bentuk kesempurnaan.”

“wajah memang terhalang ruang untuk saling menatap. Tangan terlalu sulit untuk berjabat. Namun, untaian kata tetap bisa tersampaikan sebagai jembatan ukhuwah di hari nan suci yang penuh dengan kemenangan ini. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin.”

“ramadan telah berlalu, fajar hari kemenangan telah menyambut. Membawa sinar terang kedamaian dan kesucian. Menebarkan berkah di idul fitri yang suci. Selamat idul fitri 1438 h. Mohon maaf lahir dan batin.”

“takbir telah berkumandang. Memanggil jiwa-jiwa baru yang telah berhasil mengarungi satu bulan ramadan penuh kesabaran, keikhlasan dan doa-doa. Allahu akbar… allahu akbar… allahu akbar walilla ilham. Selamat idul fitri. Minal aidzin wal faidzin.”

“ketika bibir tak sempat mengucap maaf. Melengkapi kesucian hari raya ini sudilah kiranya kita saling membersihkan hati. Mari saling memaafkan dengan hati yang ikhlas. Mohon maaf lahir dan batin atas semua kesalahan yang pernah terjadi.”

“beli ketupat di mangga dua”
Untuk dimakan bersama teman
Hari idul fitri telah tiba
Mohon maaf atas salah kata dan perbuatan

“hari lebaran sudah menjelang. Takbir berkumandang di seluruh penjuru dunia. Mohon kita bisa saling berjabat untuk menghapus salah dan khilaf. Memperbaiki kata yang menyakiti hati. Melupakan perbuatan yang meninggalkan dendam. Minal aidzin wal faidzin. Mohon maaf lahir dan batin.”

“hati yang seputih kertas jangan dinodai dengan enggan saling memberi maaf. Mari buka hati, julurkan tangan, jabat jemari, saling memberikan maaf di hari nan fitri.”

“tiga puluh hari sudah kita manahan lapar, menahan dahaga, menahan amarah, menahan hawa nafsu dan memperbanyak amal ibadah. Kini saatnya kita saling memberikan maaf dengan hati yang ikhlas. Melalui untaian kata-kata ini, aku hanya mampu mengucapkan ‘selamat idul fitri 2017, 1438 h. Semoga limpahan berkah senantiasa kita dapatkan dengan hati yang suci dan bersih dari dengki dan amarah.”

“alunan indahnya bacaan ayat suci di bulan ramadan telah berganti takbir, allahu akbar… allahu akbar.. Allahu akbar. Pertanda hari kemenangan telah tiba. Mari saling menghapus goresan hitam di masa lalu dengan saling memberi maaf. Mohon maaf atas segala kata yang pernah menyakiti hati dan atas semua tindakan yang tidak sengaja menyakiti fisik. Selamat merayakan idul fitri.”

“baju baru telah menggantung di badan. Takbir telah nyaring berkumandang memanggil kita untuk merayakan kemenangan. Hati baru penuh keikhlasan dan kesucian siap menyambut kata maaf yang disampaikan. Untuk menyambut hari raya di hadapan mata, mohon kiranya segala salah yang pernah sengaja atau tidak kulakukan ikhlas dimaafkan.”

Baca Juga

“sebelum lidah tak mampu berkata. Sebelum hati mengeras bagaikan batu. Menyambut hari kemenangan ini aku hanya ingin memohon maaf yang sedalam-dalamnya atas semua salah dan khilaf. Mari menyambut hari yang baru dengan penuh kesucian. Tanpa meninggalkan setitik pun dosa terhadap sesama akibat kata maaf yang tidak tersampaikan. Selamat idul fitri 1438.”

“sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang berbesar hati memberikan maaf yang tulus kepada sesamanya. Bersama untaian kata-kata yang tidak berarti ini, semoga kita mampu saling memaafkan. Baik atas segala salah kata maupun perbuatan yang pernah dilakukan. Selamat hari raya idul fitri. Minal aidzin wal faidzin.”

“dalamnya lautan masih bisa diukur seberapa dalamnya. Hati manusia siapa yang mampu mengukurnya? Hanya manusia itu sendiri yang tahu apakah dendam dan dengki masih ada saat menyambut hari kemenangan yang penuh dengan kesucian ini. Mari bersihkan hati dengan saling memberikan maaf dan meminta maaf. Untuk mengawali hari baru yang suci, minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita bisa menjadi pribadi baru yang lebih baik berbekal hati seputih kertas ini.”

“allahu akbar… allahu akbar… allahu akbar… kumandang takbir telah memanggil seluruh umat muslim untuk melengkapi kesucian diri. Tangan saling berjabat, mata saling bertaut pandang. Mohon maaf lahir dan batin.”

“tabuh beduk dan takbir mulai terdengar mengalun. Mengabarkan pada dunia bahwa hari kemenangan telah tiba. Menyudahi perjuangan di bulan suci ramadan, berganti menjadi bulan nan fitri. Mari bermaaf-maafan dengan hati yang bersih, hati nan suci dengan saling bersilaturahmi. Mohon maaf lahir batin. Minal aidzin wal faidzin.”

“dalam langkah perjalanan tak selamanya terasa mulus, ada cela masanya kita menyakiti sesama. Ulurkan tangan dengan ikhlas memohon maaf. Lapangkan hati untuk memberikan maaf. Selamat merayakan hari kemenangan. Mulai langkah baru dengan jiwa yang baru dan hati yang bersih.”
Allahu akbar 3X Walillahilhamd.
Gema takbir berkumandang memecahkan suasana sepi yang merasuk
sukma dan menenangkan jiwa, Semoga suasana itu menjadi bagian dihari raya qurban ini bagi kita semua
selamat idul fitri.
“luka fisik bisa dibalut dengan perban. Luka hati hanya maaf yang mampu mengobati. Di hari baru yang penuh dengan kesucian ini. Mohon maaf atas kata yang telah menyakiti hati. Mari lengkapi idul fitri dengan hati yang bersih. Tanpa amarah, tanpa dendam.”

Pagi telah terbit
Kini saat kita menyambut hari kemenangan
Dan saya juga memberi ucapan selamat hari idul fitri
Pastinya saya tidak luput dari kesalahan
Mohon maafkan kesalahan yang telah terjadi
Semoga pintu maaf masih terbuka
Mari kembali di tahun 2017
Menyambut berkah untuk kita bersama

Matahari akan terbit
Sebelumnya saya dan keluarga
Mengucapakan selamat hari kemenangan
Mari menyambut hari raya idul fitri 1438 h
Dengan penuh kegembiraan & kebahagiaan
Saya mengulurkan tangan
Melalui pesan singkat ini
Mohon maaf atas kesalahan & tingkah laku
Bila tidak berkenan

Kami segenap seluruh masukuniversitas.com
Mengucapkan minal aidin walfaizin
Masih banyak kekurangan & kesalahan penulisan
Mohon di maafkan yah.
Sampaikan salam buat keluarga dengan sambutan

Selamat idul fitri 2017

Demkianlah ucapan, kata-kata atau sms untuk memberikan selamat Hari Raya Idul Fitri 2017. kirim ke sanak saudara dan keluarga tercinta ya...semoga bermanfaat.

Dalil Anjuran Zakat Fitrah dan Hikmah Zakat Fitrah

Add Comment
Syauqisubuh- Tinggal menghitung hari, ramadhan akan meninggalkan kita, dan kita akan merayakan Idul Fitri. Sebelum orang-orang melakukan shalat 'Id (hari raya) ada anjuran bagi bagi kita umat muslim untuk mengeluarkan zakat fitrah yang mana zakat ini adalah zakat diri bagi muslim yang mampu baik laki-laki maupun perempuan wajib membayar zakat.

Dalil Tentang Anjuran Menunaikan zakat Fitrah
Diantara dalil yang menganjurkan untuk menunaikan zakat fitrah adalah : 

1. Firman Allah Ta'ala:

"Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman), dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia shalat" (Al-A'la: 14-15) 

2. Hadits shahih yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas radhiallahu 'anhu, ia berkata :

" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah mewajibkan zakat fitrah bagi orang merdeka dan hamba sahaya, laki-laki dan perempuan, anak-anak dan orang dewasa dari kaum muslimin. Beliau memerintahkan agar (zakat fituah tersebut) ditunaikan sebelum orang-orang melakukan shalat 'Id (hari Raya) " (Muttafaq 'Alaih) 


Setiap muslim wajib membayar zakat fitrah untuk dirinya dan orang yang dalam tanggungannya sebanyak satu sha' (+- 3 kg) dari bahan makanan yang berlaku umum di daerahnya. Zakat tersebut wajib baginya jika masih memiliki sisa makanan untuk diri dan keluarganya selama sehari semalam.


Zakat tersebut lebih diutamakan dari sesuatu yang lebih bermanfaat bagi fakir miskin. 

Adapun waktu pengeluarannya yang paling utama adalah sebelum shalat 'Id, boleh juga sehari atau dua lari sebelumnya, dan tidak boleh mengakhirkan mengeluaran zakat fitrah setelah hari Raya. Dari Ibnu Abbas radhiallahu 'anhu :

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah mewajibkan zakat fihrah sebagai penyuci orang yang berpuasa dari kesia-siaan dan ucapan kotor, dan sebagai pemberian makan kepada fakir miskin. 

"Barangsiapa yang mengeluarkannya sebelum shalat 'Id, maka zakatnya diterima, dan barang siapa yang membayarkannya setelah shalat 'Id maka ia adalah sedekah biasa. "(HR. Abu Daud dan Ibnu Majah)

(Dan diriwayatkan pula Al Hakim, beliau berkata : shahih menurut kriteria Imam Al-Bukhari.) 

Zakat fitrah tidak boleh diganti dengan nilai nominalnya(*),(*)''' Berdasarkan hadits Abu Said Al Khudhri yang menyatakan bahwa zakat fithrah adalah dari limajenis makanan pokok (Muttafaq 'Alaih). Dan inilah pendapat jumhur ulama. Selanjutnya sebagian ulama menyatakan bahwa yang dimaksud adalah makanan pokok masing-masing negeri. Pendapat yang melarang mengeluarkan zakat fithrah dengan uang ini dikuatkan bahwa pada zaman Nabi shallallahu alaihi wasallam juga terdapat nilai tukar (uang), dan seandainya dibolehkan tentu beliau memerintahkan mengeluarkan zakat dengan nilai makanan tersebut, tetapi beliau tidak melakukannya. Adapun yang membolehkan zakat fithrah dengan nilai tukar adalah Madzhab Hanafi. 

Karena hal itu tidak sesuai dengan ajaran Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan diperbolehkan bagi jamaah (sekelompok manusia) memberikan jatah seseorang, demikian pula seseorang boleh memberikan jatah orang banyak. 

Zakat fitrah tidak boleh diberikan kecuali hanya kepada fakir miskin atau wakilnya. Zakat ini wajib dibayarkan ketika terbenamnya matahari pada malam 'Id. Barangsiapa meninggal atau mendapat kesulitan (tidak memiliki sisa makanan bagi diri dan keluarganya, pen.) sebelum terbenamnya matahari, maka dia tidak wajib membayar zakat fitrah. Tetapi jika ia mengalaminya seusai terbenam matahari, maka ia wajib membayarkannya (sebab ia belum terlepas dari tanggungan membayar fitrah). 

Baca Juga

Hikmah Disyari'atkannya Zakat Firtah

Di antara hikmah disyari'atkannya zakat fitrah adalah :

  1. Zakat fitrah merupakan zakat diri, di mana Allah memberikan umur panjang baginya sehingga ia bertahan dengan nikmat-l\lya. 
  2. Zakat fitrah juga merupakan bentuk pertolongan kepada umat Islam, baik kaya maupun miskin sehingga mereka dapat berkonsentrasi penuh untuk beribadah kepada Allah Ta'ala dan bersukacita dengan segala anugerah nikmat-Nya. 
  3. Hikmahnya yang paling agung adalah tanda syukur orang yang berpuasa kepada Allah atas nikmat ibadah puasa. (Lihat Al Irsyaad Ila Ma'rifatil Ahkaam, oleh Syaikh Abd. Rahman bin Nashir As Sa'di, hlm. 37. ) 
  4. Di antara hikmahnya adalah sebagaimana yang terkandung dalam hadits Ibnu Abbas radhiallahu 'anhuma di atas, yaitu puasa merupakan pembersih bagi yang melakukannya dari kesia-siaan dan perkataan buruk, demikian pula sebagai salah satu sarana pemberian makan kepada fakir miskin. 

Ya Allah terimalah shalat· kami, zakat dan puasa kami serta segala bentuk ibadah kami sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.

Shalawat dan salam semoga dilimpahkan selalu kepada Nabi Muhammad, segenap keluarga dan sahabatnya. Amin.


Keutamaan Lailatul Qadar (Malam Kemuliaan)

Add Comment
Syauqisubuh- Ada yang spesial di bulan Ramadhan, yaitu malam kemuliaan yang malam itu lebih baik dari seribu bulan dan penuh keberkahan. Allah Ta 'ala berfirman :

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) saat Lailatul Qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu? Lailatul qadar itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. "(Al-Qadr: 1-5), 

Allah memberitahukan bahwa Dia menurunkan Al-Qur'an pada malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang penuh keberkahan. Allah Ta'ala berfirman :

"Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi."(Ad-Dukhaan: 3) 

Dan malam itu berada di bulan Ramadhan, sebagaimana firman Allah Ta 'ala :

"Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an. "(Al-Baqarah: 185). 

Ibnu Abbas radhiallahu 'anhu berkata :

"Allah menurunkan Al-Qur'anul Karim keseluruhannya secara sekaligus dari Lauh Mahfudh ke Baitul'Izzah (langit pertama) pada malam Lailatul Qadar. Kemudian diturunkan secara berangsur-angsur kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sesuai dengan konteks berbagai peristiwa selama 23 tahun." 

Malam itu dinamakan Lailatul Qadar karena keagungan nilainya dan keutamaannya di sisi Allah Ta 'ala. Juga, karena pada saat itu ditentukan ajal, rizki, dan lainnya selama satu tahun, sebagaimana firman Allah :

"Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah. " (Ad-Dukhaan: 4). 

Kemudian, Allah berfirman mengagungkan kedudukan Lailatul Qadar yang Dia khususkan untuk menurunkan Al-Qur'anul Karim:

"Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu?" ( Lihat Tafsir Ibnu Katsir, 4/429.) 

Selanjutnya Allah menjelaskan nilai keutamaan Lailatul Qadar dengan firman-Nya:

"Lailatul Qadar itu lebih baik dari pada seribu bulan. " 

Maksudnya, beribadah di malam itu dengan ketaatan, shalat, membaca, dzikir dan do'a sama dengan beribadah selama seribu bulan, pada bulan-bulan yang di dalamnya tidak ada Lailatul Qadar. Dan seribu bulan sama dengan 83 tahun 4 bulan. 

Lalu Allah memberitahukan keutamaannya yang lain, juga berkahnya yang melimpah dengan banyaknya malaikat yang turun di malam itu, termasuk Jibril 'alaihis salam. Mereka turun dengan membawa semua perkara, kebaikan maupun keburukan yang merupakan ketentuan dan takdir Allah. Mereka turun dengan perintah dari Allah. Selanjutnya, Allah menambahkan keutamaan malam tersebut dengan firman-Nya : 

"Malam itu (penuh) kesejahteraan hingga terbit fajar" (Al-Qadar: 5) 

Maksudnya, malam itu adalah malam keselamatan dan kebaikan seluruhnya, tak sedikit pun ada kejelekan di dalamnya, sampai terbit fajar. Di malam itu, para malaikat -termasuk malaikat Jibril- mengucapkan salam kepada orang-orang beriman. 

Baca Juga

Dalam hadits shahih Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyebutkan keutamaan melakukan qiyamul lail di malam tersebut. Beliau bersabda :

"Barangsiapa melakukan shalat malam pada saat Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. " (Hadits Muttafaq 'Alaih) 

Tentang waktunya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :

"Carilah Lailatul Qadar pada (bilangan) ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. " (HR. Al-Bukhari, Muslim dan lainnya). 

Yang dimaksud dengan malam-malam ganjil yaitu malam dua puluh satu, dua puluh tiga, dua puluh lima, dua puluh tujuh, dan malam dua puluh sembilan. 

Adapun qiyamul lail di dalamnya yaitu menghidupkan malam tersebut dengan tahajud, shalat, membaca Al-Qur'anul Karim, dzikir, do'a, istighfar dan taubat kepada Allah Ta 'ala. 

Aisyah radhiallahu 'anha berkata, aku bertanya:

"Wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku mengetahui lailatul Qadar, apa yang harus aku ucapkan di dalamnya?" Beliau menjawab, katakanlah : 

"Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, Engkau mencintai Pengampunan maka ampunilah aku. " (HR. At-Tirmidzi, ia berkata, hadits hasan shahih). 

Pelajaran dari surat Al-Qadr : 

Keutamaan Al-Qur'anul Karim serta ketinggian nilainya, dan bahwa ia diturunkan pada saat Lailatul Qadar. 

Keutamaan dan keagungan Lailatul Qadar, dan bahwa ia menyamai seribu bulan yang tidak ada Lailatul Qadar di dalamnya. 

Anjuran untuk mengisi kesempatan-kesempatan baik seperti malam yang mulia ini dengan berbagai amal shalih. 

Jika Anda telah mengetahui keutamaan-keutamaan malam yang agung ini, dan ia terbatas pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan maka seyogyanya Anda bersemangat dan bersungguh-sungguh pada setiap malam dari malam-malam tersebut, dengan shalat, dzikir, do'a, taubat dan istighfar. Mudah-mudahan dengan demikian Anda mendapatkan Lailatul Qadar, sehingga Anda berbahagia dengan kebahagiaan yang kekal yang tiada penderitaan lagi setelahnya Di malam-malam tersebut, hendaknya Anda berdo'a dengan do'a-do'a bagi kebaikan dunia-akhirat, di antaranya : 

"Ya Allah, perbaikilah untukku agamaku yang merupakan penjaga urusanku, dan perbaikilah untukku duniaku yang di dalamnya adalah kehidupanku, dan perbaikilah untukku akhiratku yang kepadanya aku kembali, dan jadikanlah kehidupan (ini) menambah untukku dalam setiap kebaikan, dan kematian menghentikanku dari setiap kejahatan. Ya Allah bebaskanlah aku dari (siksa) api Neraka, dan lapangkanlah untukku ritki yang halal, dan palingkanlah daripadaku kefasikan jin dan manusia, wahai Dzat Yang Hidup dan terus menerus mengurus (makhluk-Nya)" 

"Wahai Tuhan kami, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan jagalah kami dari siksa Neraka. Wahai Dzat Yang Hidup lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya), wahai Dzat Yang Memiliki Keagungan dan Kemulyaan. " 

"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon hal-hal yang menyebabkan (turunnya) rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, keteguhan dalam kebenaran dan mendapatkan segala kebaiikan, selamat dari segala dosa, kemenangan dengan (mendapat) Surga serta selamat dari Neraka. Wahai Dzat Yang Maha Hidup dan terus menerus mengurusi makhluk-Nya, Wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan. " 

"Ya Allah, aku memohon kepada-Mu pintu-pintu kebajikan, kesudahan (hidup) dengannya serta segala yang menghimpunnya, secara lahir-batin, di awal maupun di akhirnya, secara terang- terangan maupun rahasia. YaAllah, kasihilah keterasinganku di dunia dan kasihilah kengerianku di dalam kubur serta kasihilah berdiriku di hadapanmu kelak di akhirat. Wahai Dzat Yang Mahahidup, yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan. " 

"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, 'afaaf (pemeliharaan dari segala yang tidak baik) serta kecukupan. " 

"Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, mencintai pengampunan maka ampunilah aku." 

"Ya Allah, aku mengharap rahmat-Mu maka janganlah Engkau pikulkan (bebanku) kepada diriku sendiri meski hanya sekejap mata, dan perbaikilah keadaanku seluruhnya, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. " 

"Ya Allah, jadikanlah kebaikan sebagai akhir dari semua urusan kami, dan selamatkanlah kami dari kehinaan dunia dan siksa akhirat. " 

"Ya Tuhan kami, terimalah (permohonan) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui, wahai Dzat Yang Maha Hidup, yang memiliki keagungan dan kemuliaan."

"Semoga shalawat dan salam dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, segenap keluarga dan para sahabatnya. " 

Sebab-sebab Diampuni Dosa Oleh Allah SWT di Bulan Ramadhan

Add Comment
Syauqisubuh- Manusia tidak luput dari dosa, Allah SWT pun telah mensyariatkan faktor-faktor yang menjadi penyebab timbulnya dosa tersebut, agar senantiasa kita sebagai hamba selalu bergantung kepada-Nya, selalu menganggap diri kurang dan senantiasa mengoreksi diri, menjauhi segala larangannya. 

Nah, salah satu keistimewaan di bulan Ramadhan adalah dosa-dosa banyak diampuni pada bulan penuh rahmat ini. Puasa ialah penghalang atau perisai dari dosa dan kemaksiatan dan juga pelindung dari neraka, Sebagai seorang muslim yang berusaha mendapatkan ampunan dosa tentu tidak akan menyia-yiakan waktu untuk selalu berusaha mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Dalam bulan Ramadhan banyak sekali sebab-sebab turunnya ampunan. Di antara sebab-sebab itu adalah :
  • Melakukan puasa di bulan ini. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:"Barangsiapa puasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala Allah, niscaya ia diampuni dosanya yang telah lalu. "(Hadits Muttafaq 'Alaih)
  • Melakukan shalat tarawih dan tahajiud di dalamnya.
Rasulullah shallallahu 'alaihi ruasallam bersabda:
"Barangsiapa melakukan shalat malam di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala Allah, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu. " (Hadits Muttafaq 'Alaih)
  • Melakukan shalat dan ibadah lain di malam Lailatul Qadar.
Yaitu pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Ia adalah malam yang penuh berkah, yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'anul Karim. Dan pada malam itu pula dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Barangsiapa melakukan shalat di malam Lailatul Qadar kavena iman dan mengharap pahala Allah, niscaya ia diampuni dosanya yang telah lalu . (Hadits Muttafaq 'Alaih)

Baca Juga: Tentang sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan
  • Memberi ifthar (makanan untuk berbuka) kepada orang yang berpuasa. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Barangsiapa yang di dalamnya (bulan Ramadhan) memberi ifthar kepada orang berpuasa, niscaya hal itu menjadi sebab) ampunan dari dosa~osanya, dan pembebasan dirinya dari api Neraka. " (HR. Ibnu Khuzaimah (dan ia menshahihkan hadits ini), Al-Baihaqi dan lainnya).
  • Beristighfar : Meminta ampunan serta berdo'a ketika dalam keadaan puasa, berbuka dan ketika makan sahur. Do'a orang puasa adalah mustajab (dikabulkan), baik ketika dalam keadaan puasa ataupun ketika berbuka Allah memerintahkan agar kita berdo'a dan Dia menjamin mengabulkannya.
Allah berfirman :"Dan Tuhanmu berfirman: "Berdo'alah kepada-Ku, niscaya Aku mengabulkannya untukmu . "(Ghaafir: 60),

Dan dalam sebuah hadits disebutkan:
"Ada tiga macam orang yang tidak ditolak do'anya. Di antaranya disebutkan,"orang yang berpuasa hingga ia berbuka" (HR. Ahmad, At-Tirmidzi, An-Nasaa'i dan Ibnu Majah). (Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban dalam kitab Shahih mereka masing-masing, dan At-Tirmidzi mengatakannya hadits shahih hasan.)
Karena itu, hendaknya setiap muslim memperbanyak, dzikir, do'a dan istighfar di setiap waktu, terutama pada bulan Ramadhan, ketika sedang berpuasa, berbuka dan ketika sahur, di saat turunnya Tuhan di akhir malam. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Tuhan kami Yang Mahasuci dan Maha tinggi turun pada setiap malam ke langit dunia, (yaitu) ketika masih berlangsung sepertiga malam yang akhir seraya berfirman "Barangsiapa berdo'a kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan untuknya, barangsiapa memohon kepada-Ku, niscaya Aku memberinya dan barangsiapa memohon ampunan kepada-Ku, niscaya Aku mengampuninya. " (HR.Muslim).

Di antara sebab-sebab ampunan yaitu istighfar (permohonan ampun) para malaikat untuk orang-orang berpuasa, sampai mereka berbuka. Demikian seperti disebutkan dalam hadits Abu Hurairah di muka, yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad.

Baca Juga

Jika sebab-sebab ampunan di bulan Ramadhan demikian banyak, maka orang yang tidak mendapatkan ampunan di dalamnya adalah orang yang memiliki seburuk-buruk nasib. Kapan lagi ia mendapatkan ampunan jika ia tidak diampuni pada bulan ini? Kapan dikabulkannya (permohonan) orang yang ditolak pada saat Lailatul Qadar? Kapan baiknya orang yang tidak menjadi baik pada bulan Ramadhan ?

Dahulu, ketika datang bulan Ramadhan, umat Islam senantiasa berdo'a :
"Ya Allah, bulan Ramadhan telah menaungi kami dan telah hadir maka serahkanlah ia kepada kami dan serahkanlah kami kepadanya Karuniailah kami kemampuan untuk berpuasa dan shalat di dalamnya, karuniailah kami di dalamnya kesungguhan, semangat, kekuatan dan sikap rajin. Lain lindungilah kami didalamnya dari berbagal fitnah '

Mereka berdo'.kepada Allah selama enam bulan agar bisa mendapatkan Ramadhan, dan selama enam bulan (berikutnya) mereka berdo'a agar puasanya diterima. Di antara, do'a mereka itu adalah :

"Ya Allah serahkanlah aku kepada Ramadhan, dan serahkan Ramadhan kepadaku, dan Engkau menerimanya daripadaku dengan rela." 
----------------------------------------------------------------------------------
(Lihat Lathaa'iful Ma'aarif, oleh Ibnu Rajab, him. 196-203.) 

Tentang Sepuluh Hari Akhir Di Bulan Ramadhan

Add Comment
Syauqisubuh- Tak terasa sudah di akhir menuju bulan Ramadhan, pasti sibuk bersiap-siap menyambut Idul Fitri tahun ini,  berburu kue dan baju baru untuk lebaran. Namun ada juga yang semakin meningkatkan ibadahnya dengan sungguh-sungguh dalam sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan. Karena memang Sepuluh hari terakhir di bulan ramadhan ada suatu malam yang lebih baik dari 1000 malam. Sepuluh hari terakhir ini banyak umat muslim yang sangat ingin mendapatkan Lailatul Qadar serta beruntung dengan hadiah dari Tuhan Yang Mahasuci dan Maha tinggi.

Dalam Shahihain disebutkan, dari Aisyah radhiallahu 'anha, ia berkata :

"Bila masuk sepuluh (hari terakhir bulan Ramadhan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengencangkan kainnya menjauhkan diri dari menggauli istrinya), menghidupkan malamnya dan membangunkan Keluarganya . " Demikian menurut lafazh Al-Bukhari. 

Dalam riwayat lain, Imam Muslim meriwayatkan dari Aisyah radhiallahu ‘anha :

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersungguh-sungguh dalam sepuluh (hari) akhir (bulan Ramadhan), hal yang tidak beliau lakukan pada bulan lainnya. " 

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengkhususkan sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan dengan amalan-amalan yang tidak beliau lakukan pada bulan-bulan yang lain, di antaranya: 

Menghidupkan malam
Ini mengandung kemungkinan bahwa beliau menghidupkan seluruh malamnya, dan kemungkinan pula beliau menghidupkan sebagian besar daripadanya. Dalam Shahih Muslim dari Aisyah radhiallahu 'anha, ia berkata:

"Aku tidak pernah mengetahui Rasulullah shallallahu alaihi wasallam shalat malam hingga pagi. "

Diriwayatkan dalam hadits marfu' dari Abu Ja'far Muhammad bin Ali :

"Barangsiapa mendapati Ramadhan dalam keadaan sehat dan sebagai orang muslim, lalu puasa pada siang harinya dan melakukan shalat pada sebagian malamnya, juga menundukkan pandangannya, menjaga kemaluan, lisan dan tangannya, serta menjaga shalatnya secara berjamaah dan bersegera berangkat untuk shalat Jum'at; sungguh ia telah puasa sebulan (penuh), menerima pahala yang sempurna, mendapatkan Lailatul Qadar serta beruntung dengan hadiah dari Tuhan Yang Mahasuci dan Maha tinggi. " Abu Ja 'far berkata: Hadiah yang tidak serupa dengan hadiah-hadiah para penguasa. (HR. Ibnu Abid-Dunya). 

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membangunkan keluarganya untuk shalat pada malam-malam sepuluh hari terakhir, sedang pada malam-malam yang lain tidak.

Dalam hadits Abu Dzar radhiallahu 'anhu disebutkan:

"Bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasalam melakukan shalat bersama mereka (para sahabat) pada malam dua puluh tiga (23), dua puluh lima (25), dan dua puluh tujuh (27) dan disebutkan bahwasanya beliau mengajak (shalat) keluarga dan isteri-isterinya pada malam dua puluh tujuh (27) saja. "

Ini menunjukkan bahwa beliau sangat menekankan dalam membangunkan mereka pada malam-malam yang diharapkan turun Lailatul Qadar di dalamnya.

At-Thabarani meriwayatkan dari Ali radhiallahu 'anhu : "Bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membangunkan keluarganya pada sepuluh akhir dari bulan Ramadhan, dan setiap anak kecil maupun orang tua yang mampu melakukan shalat. "

Dan dalam hadits shahih diriwayatkan : "Bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengetuk (pintu) Fathimah dan Ali radhiallahu 'anhuma pada suatu malam seraya berkata:

Tidakkah kalian bangun lalu mendirikan shalat ?" (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Beliau juga membangunkan Aisyah radhiallahu 'anha pada malam hari, bila telah selesai dari tahajudnya dan ingin melakukan (shalat) witir.

Dan diriwayatkan adanya targhib (dorongan) agar salah seorang suami-isteri membangunkan yang lain untuk melakukan shalat, serta memercikkan air di wajahnya bila tidak bangun). (Hadits riwayat Abu Daud dan lainnya, dengan sanad shahih.)

Baca Juga

Dalam kitab Al-Muwaththa' disebutkan dengan sanad shahih, bahwasanya Umar radhiallahu 'anhu melakukan shalat malam seperti yang dikehendaki Allah, sehingga apabila sampai pada pertengahan malam, ia membangunkan keluarganya untuk shalat dan mengatakan kepada mereka: "Shalat! shalat!" Kemudian membaca ayat ini :

"Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. " (Thaha: 132). 

Bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengencangkan kainnya. Maksudnya beliau menjauhkan diri dari menggauli isteri-isterinya. Diriwayatkan bahwasanya beliau tidak kembali ke tempat tidurnya sehingga bulan Ramadhan berlalu. 

Dalam hadits Anas radhiallahu 'anhu disebutkan :

"Dan beliau melipat tempat tidurnya dan menjauhi isteri-isterinya (tidak menggauli mereka).

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam beri'tikaf pada malam sepuluh terakhir bulan Ramadhan. Orang yang beri'tikaf tidak diperkenankan mendekati (menggauli) isterinya berdasarkan dalil dari nash serta ijma'. Dan "mengencangkan kain" ditafsirkan dengan bersungguh-sungguh dalam beribadah. 

Mengakhirkan berbuka hingga waktu sahur. 

Diriwayatkan dari Aisyah dan Anas uadhiallahu 'anhuma, bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada malam-malam sepuluh (akhir bulan Ramadhan) menjadikan makan malam (berbuka)nya pada waktu sahur.Dalam hadits marfu' dari Abu Sa'id radhiallahu 'anhu, ia berkata :

"Janganlah kalian menyambung (puasa). Jika salah seorang dari kamu ingin menyambung (puasanya) maka hendaknya ia menyambung hingga waktu sahur (saja). " Mereka bertanya: "Sesungguhnya engkau menyambungnya wahai Rasulullah ? "Beliau menjawab: "Sesungguhnya aku tidak seperti kalian. Sesungguhnya pada malam hari ada yang memberiku makan dan minum. "(HR. Al-Bukhari) 

Ini menunjukkan apa yang dibukakan Allah atas beliau dalam puasanya dan kesendiriannya dengan Tuhannya, oleh sebab munajat dan dzikirnya yang lahir dari kelembutan dan kesucian beliau. Karena itulah sehingga hatinya dipenuhi Al-Ma'ariful Ilahiyah (pengetahuan tentang Tuhan) dan Al-Minnatur Rabbaniyah (anugerah dari Tuhan) sehingga mengenyangkannya dan tak lagi memerlukan makan dan minum. 

Mandi antara Maghrib dan Isya'. 

Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Aisyah radhiallahu 'anha :

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam jika bulan Ramadhan (seperti biasa) tidur dan bangun. Dan manakala memasuki sepuluh hari terakhir beliau mengencangkan kainnya dan menjauhkan diri dari (menggauli) isteri-isterinya, serta mandi antara Maghrib dan Isya."

Ibnu Jarir rahimahullah berkata, mereka menyukai mandi pada setiap malam dari malam-malam sepuluh hari terakhir. Di antara mereka ada yang mandi dan menggunakan wewangian pada malam-malam yang paling diharapkan turun Lailatul Qadar.

Karena itu, dianjurkan pada malam-malam yang diharapkan di dalamnya turun Lailatul Qadar untuk membersihkan diri, menggunakan wewangian dan berhias dengan mandi (sebelumnya), dan berpakaian bagus, seperti dianjurkannya hal tersebut pada waktu shalat Jum'at dan hari-hari raya. 

Dan tidaklah sempurna berhias secara lahir tanpa dibarengi dengan berhias secara batin. Yakni dengan kembali (kepada Allah), taubat dan mensucikan diri dari dosa-dosa. Sungguh, berhias secara lahir sama sekali tidak berguna, jika ternyata batinnya rusak.

Allah tidak melihat kepada rupa dan tubuhmu, tetapi Dia melihat kepada hati dan amalmu. Karena itu, barangsiapa menghadap kepada Allah, hendaknya ia berhias secara lahiriah dengan pakaian, sedang batinnya dengan taqwa. Allah Ta'ala berfirman :

"Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang paling baik. " (Al-A'raaf: 26). 

I'tikaf. 
I'tikaf (Itikaf, iktikaf, iqtikaf, i'tiqaf, itiqaf), berasal dari bahasa Arab akafa. yang berarti menetap, mengurung diri atau terhalangi. Pengertiannya dalam konteks ibadah dalam Islam adalah berdiam diri di dalam masjid dalam rangka untuk mencari keridhaan Allah SWT dan bermuhasabah (introspeksi) atas perbuatan-perbuatannya. Orang yang sedang beriktikaf disebut juga mutakif.

I'tikaf dalam pengertian bahasa berarti berdiam diri yakni tetap di atas sesuatu. Sedangkan dalam pengertian syari'ah agama, I'tikaf berarti berdiam diri di masjid sebagai ibadah yang disunahkan untuk dikerjakan di setiap waktu dan diutamakan pada bulan suci Ramadhan, dan lebih dikhususkan sepuluh hari terakhir untuk mengharapkan datangnya Lailatul Qadr.

Dalam Shahihain disebutkan, dari Aisyah radhiallahu 'anha : 

Bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam senantiasa beri'tikaf pada sepuluh hari terakhir dari Ramadhan, sehingga Allah mewafatkan beliau. "

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melakukan i'tikaf pada sepuluh hari terakhir yang di dalamnya dicari Lailatul Qadar untuk menghentikan berbagai kesibukannya, mengosongkan pikirannya dan untuk mengasingkan diri demi bermunajat kepada Tuhannya, berdzikir dan berdo'a kepada-Nya. 

Adapun makna dan hakikat i'tikaf adalah: 

Memutuskan hubungan dengan segenap makhluk untuk menyambung penghambaan kepada AI-Khaliq. Mengasingkan diri yang disyari'atkan kepada umat ini yaitu dengan i'tikaf di dalam masjid-masjid, khususnya pada bulan Ramadhan, dan lebih khusus lagi pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Sebagaimana yang telah dilakukan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.

Orang yang beri'tikaf telah mengikat dirinya untuk taat kepada Allah, berdzikir dan berdo'a kepada-Nya, serta memutuskan dirinya dari segala hal yang menyibukkan diri dari pada-Nya. Ia beri'tikaf dengan hatinya kepada Tuhannya, dan dengan sesuatu yang mendekatkan dirinya kepada-Nya. Ia tidak memiliki keinginanlain kecuali Allah dan ridha-Nya. Sembga Alllah memberikan taufik dan inayah-Nya kepada kita. (Lihat kitab Larhaa'iful Ma'aarif, oleh Ibnu Rajab, him. 196-203)